
Bahaya AC (Air Conditioner) terhadap tubuh adalah :
1. Carpal tunnel syndrom. Adalah penyakit dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan terutama 3 pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari dalam ruang ber-AC. Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan di pergelangan tangan. Penyakit ini dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Suhu dingin AC berbahaya bagi penderita rematik. Pada penderita migren pun AC bisa memicu kekambuhan.
2. Frozen shoulder (bahu beku). Penyakit ini biasanya timbul di saat bangun tidur pagi. Penderita tidak sanggup menggosok gigi dan menyisir rambut karena pergelangan bahunya terasa sakit bila lengan diangkat atau digerakkan. Bila tidak diobati tentu akan membatasi pergerakan bahu, dan bila penyakitnya menahun perlu dilakukan tindakan operasi. Pengobatannya terdiri dari pemberian obat anti-radang, anti nyeri dan suntikan pada pergelangan bahu. Juga perlu terapi pemanasan ditambah latihan bahu.
3. Tortikolis (leher tengeng/salah bantal). Penyakit ini biasanya terjadi saat orang bangun tidur. Penderita merasa lehernya kaku, tidak bisa menengok kesatu sisi, juga nyeri seperti disetrum bila dipaksakan bergerak. Bila bicara atau batuk akan terasa sakit. Penyakit ini dapat diobati dengan suntikan pada titik-titik nyeri di leher serta pemberian obat antiradang. Bila perlu bisa dilakukan terapi pemanasan.
4. Terkena Penyakit Paru-Paru. Hal ini terjadi bagi perokok berat,jika dalam kondisi tersebut sebaiknya hindarkan merokok didalam ruang berAC karena justru akan merusak sel-sel dalam paru-paru anda sendiri tentunya.
1. Carpal tunnel syndrom. Adalah penyakit dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan terutama 3 pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala akan lebih terasa pada malam hari dalam ruang ber-AC. Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan di pergelangan tangan. Penyakit ini dapat disembuhkan bila cepat ditangani. Suhu dingin AC berbahaya bagi penderita rematik. Pada penderita migren pun AC bisa memicu kekambuhan.
2. Frozen shoulder (bahu beku). Penyakit ini biasanya timbul di saat bangun tidur pagi. Penderita tidak sanggup menggosok gigi dan menyisir rambut karena pergelangan bahunya terasa sakit bila lengan diangkat atau digerakkan. Bila tidak diobati tentu akan membatasi pergerakan bahu, dan bila penyakitnya menahun perlu dilakukan tindakan operasi. Pengobatannya terdiri dari pemberian obat anti-radang, anti nyeri dan suntikan pada pergelangan bahu. Juga perlu terapi pemanasan ditambah latihan bahu.
3. Tortikolis (leher tengeng/salah bantal). Penyakit ini biasanya terjadi saat orang bangun tidur. Penderita merasa lehernya kaku, tidak bisa menengok kesatu sisi, juga nyeri seperti disetrum bila dipaksakan bergerak. Bila bicara atau batuk akan terasa sakit. Penyakit ini dapat diobati dengan suntikan pada titik-titik nyeri di leher serta pemberian obat antiradang. Bila perlu bisa dilakukan terapi pemanasan.
4. Terkena Penyakit Paru-Paru. Hal ini terjadi bagi perokok berat,jika dalam kondisi tersebut sebaiknya hindarkan merokok didalam ruang berAC karena justru akan merusak sel-sel dalam paru-paru anda sendiri tentunya.
5. Kulit Kering. Setiap
harinya kita menggunakan AC membuat kulit kita akan kering karena pengaruh
kelelmbaban suhu udara dari suhu yang dihasilkan oleh AC tersebut.Tentunya ini
tidak baik bagi kesehatan kulit kita,karena kulit juga butuh suhuu normal agar
tidak terjadi penyakit kulit yang ditumbulkan oleh AC tersebut.
6. Kondisi Tubuh Akan Melemah. Artinya jika sebagian kita
sudah dan sedang mengalami penyakit akan justru menimbulkan efek berat bagi
kesehatan tubuh kita,ini mengakibatkan kondisi tubuh menjadi lemah dan segera
harus dibawa keluar dari ruangan berAC dan segera menghirup udara segar yang
berada disekitar kita,karena udara segar justru akan membuat tubuh lebih mudah
normal menghirup udara yang segar tersebut.
7. Pernafasan Menjadi Sesak. Paru-paru
yang sudah terbiasa terkena suhu AC akan tidak dapat normal bernafas seketika
berada diluar lingkungan yang tidak berAC atau yang berada di Outdoor atau
diluar ruangan normal.Jadi memang paru-paru akan mengkondisikan atau
menormalkan antara kondisi suhu AC dengan kondisi suhu diluar ruangan berAC.
8. Alegi. Apalagi jika gejala
alerginya muncul pada sistem pernafasan, seperti rinitis alergi atau asma.
Gejala alergi anak-anak tersebut seringkali tercetus oleh beberapa faktor, dan
yang paling sering adalah udara dingin, debu rumah dan asap rokok. AC berperan
dalam menciptakan pencetus udara dingin dan debu. Jika anak dengan alergi tidur
diruangan ber-AC, sebaiknya AC dikondisikan pada suhu 24°C atau lebih tinggi.
Jika memungkinkan, pengatur waktu disetel agar AC mati pada pukul 4 pagi,
sehingga pada dini hari ruangan tetap sejuk namun tidak terlalu dingin.
9. Menimbulkan keluhan masuk angin, sakit kepala, dan
migrain.
10. Menyebarkan kuman lebih cepat seiring lingkungan dingin dengan mengalirkan udara yang sama yang
terus beredar di tempat bekerja. Jadi saran terbaik yang bisa diberikan adalah
karyawan hendaknya menutup mulut saat batuk atau bersin. Tetapi produsen
berpendapat bahwa AC yang rajin dipelihara tidak menyebabkan efek buruk
sehingga membersihkan AC sangat diperlukan. Beberapa mengatakan bahwa AC
merupakan yang terbaik bagi pasien penderita asma dan alergi, karena udara
terus disaring.
11. Memancarkan debu halus (jika tidak
sering dibersihkan), yang dapat meningkatkan masalah pernapasan seperti rhinitis
alergi, peradangan pada hidung, bahkan lebih. Banyak orang sudah tua juga
mengeluhkan nyeri otot jika terkena AC untuk jangka waktu lama.
Solusi untuk masalah ini adalah menutupi selimut tebal di atas kondisioner. Hal
ini untuk menghindari debu dan juga cukup mengontrol kecepatan pendinginan.
12. Penelitian ilmiah juga membuktikan fakta bahwa seringnya
berubah di lingkungan (dari terlalu panas untuk terlalu dingin) juga dapat
menjadi alasan untuk tidak sehat. Cobalah untuk selalu mengatur suhu beberapa
derajat lebih atau kurang dari lingkungan luar.
13. Tempat tetesan air AC perlu sering dibersihkan sehingga
organisme mikro seperti bakteri tidak dapat berkembang biak.
14. AC bahkan dikatakan mengurangi tingkat metabolisme sehingga
menyebabkan kenaikan berat badan pada manusia.
15. Saluran ventilasi perlu sering cek. Umumnya itu
menjadi tempat tinggal tikus dan kumanlainnya.
16. Ada sebuah sindrom baru yang disebut sindrom gedung sakit
(sick building syndrome) yang kebanyakan terjadi ketika AC kondisinya
tidak baik dan mengakibatkan berbagai bahaya bagi kesehatan seperti sakit
kepala, iritasi di mata, hidung, atau tenggorokan, kulit kering atau gatal dan
pusing. Bukalah jendela setidaknya selama akhir pekan, minum air lebih banyak
saat bekerja dapat membantu dalam menyembuhkan masalah ini.
17. AC dapat menyebarkan virus dan kuman penyakit, hal
ini terjadi karena kita lama tidak membersihkan AC, sehingga AC
akan mengalirkan udara yang berada di lingkungan tersebut berulang-ulang. Dari
kondisi tersebut, maka manusia yang menghirup udara dari AC akan
mengalamiperadangan pada hidung, rhinitis alergi, dan masalah pernapasan
lainnya atau bahkan lebih parah.
18. Kuman yang tumbuh pada ruangan yang minim sirkulasi (ruangan
tertutup) biasanya menyebabkan
demam, batuk bahkan menyebabkan penyakit paru-paru.
19. Memperparah
kondisi penyakit. Bagi orang yang sedang terserang penyakit dengan
berada pada ruangan berpenyejuk udara seperti AC ini dapat mengakibatkan
sulitnya penyakit itu untuk sembuh bahkan dapat menyebabkan suatu jenis
penyakit menjadi lebih parah dari sebelumnya. Disamping itu pula dampak negatif
dari AC bagi kesehatan ini adalah lebih mudahnya anda terkena serangan rematik
juga tekanan darah tinggi.
20. Berkurangnya
ketahanan tubuh terhadap panas. Dengan terbiasanya tubuh dalam kondisi
ruangan sejuk dapat mengakibatkan kekurangannya daya tahan tubuh terhadap
kondisi cuaca panas. Kondisi perubahan dari udara dingin dalam ruangan ke udara
panas yang terdapat diluar ruangan menyebabkan tubuh mengalami perubahan yang
cukup cepat. Hal ini tentunya menjadikan ketahan tubuh menjadi menurun, dengan
menurunnya ketahana tubuh tentunya menyebabkan mudahnya bagi tubuh terserang
penyakit.
21. Penelitian membuktikan ketika kita sedang berada di luar
ruangan atau ruang terbuka, tubuh memperkuat sistem kekebalan karena sel-sel
darah putih bisa bekerja dengan efektif karena mendapatkan asupan oksigen yang
cukup. Berbeda dengan ketika berada di dalam ruangan ber-AC. Kesehatan Anda
bisa saja terganggu.
22. Infeksi pernafasan seperti flu dan pilek. Tak jarang juga Anda
akan terserang sakit kepala juga tenggorokan gatal. Menurut konsultan bedah
THT, Dr. Gauri Mankekar dari Hinduja Hospital yang dikutip oleh Times of India
via Vemale, "AC menyebabkan pendingina melalui proses penguapan sehingga
bisa mengeringkan selaput lendir di hidung dan juga mulut." Padahal,
hidung, sinus dan tenggorokan bergantung pada kelembaban yang berfungsi untuk
melindungi kekebalan tubuh. Ketika kondisi lembab, sel-sel imun mampu menarik virus,
bakteri dan alergen ke dalam perangkap sebagai pertahanan tubuh. Sayangnya,
kebanyakan AC tidak dilengkapi humidifier jadi malah menghasilkan udara kering.
Ini yang kemudianmelemahkan pertahanan tubuh. Selain itu, sering terpapar udara
dari AC juga bisa merusak kulit dan menghilangkan elastisitasnya.
Parahnya, Anda juga bisa terkena gatal-gatalketika terlalu sering berada
di ruangan ber-AC.
23. Bell's palsy
(kelumpuhan wajah sesisi). Penyakit ini menyebabkan terjadinya pembengkakan
saraf wajah (saraf ke-7)satu sisi.Biasanya penderita akan merasa salah satu
matanya pedih ketika cuci muka, karena mata itu tak dapat dipejamkan. Ia juga
sulit berkumur, mulutnya miring/mencong, bicaranya pelo, saat minum airnya akan
meler, dan pengecapan lidah berkurang. Penemuan terakhir menunjukkan adanya
kemungkinan infeksi virus yang terbawa oleh udara atau angin. Penyakit ini
sering dijumpai dan biasanya menyerang remaja dan dewasa muda. Bila terjadi
pada orang tua harus dipikirkan kemungkinan gejala stroke. Bell's palsy dapat disembuhkan
bila cepat ditangani. Terapinya bisa dengan obat antiinfla-masi/antiedema,
antivirus dan vitamin saraf. Penderita juga harus melakukan senam muka (facial
exercise). Pasien biasanya akan pulih dalam waktu 1 - 6 minggu.
24. Sudah banyak kasus orang tewas di dalam mobil yang
diam dengan posisi AC menyala. Penyebab
utama keracunan dalam mobil
kebanyakan dari keluarnya gas karbon monoksida (CO) pada sistem pembuangan yang
tidak berfungsi baik karena pipa pembuangan yang tidak dirawat alias bocor.
Hanya sedikit sekali keracunan di mobil yang diakibatkan oleh zat-zat yang
terdapat dalam perabotan mobil. Ketika seseorang menghidupkan AC dalam waktu
lama saat mobil diam dan kondisinya tertutup rapat akan membuat sirkulasi udara
tidak berjalan. Akibatnya gas karbon monoksida akan terakumulasi di dalam
mobil. Orang yang terpapar gas karbon monoksida yang lama kebanyakan berakhir
dengan kematian. Karbon monoksida sangat cepat menyingkirkan oksigen sehingga
menghalangi hemoglobin darah mengikat oksigen dan mengalirkannya ke seluruh
tubuh hingga ke paru-paru dan otak. Suplai oksigen yang berkurang ini bisa
berbahaya bagi jaringan dalam tubuh dan mengakibatkan kematian. Biasanya orang
yang terpapar gas karbondioksida akan lemas, luar biasa mengantuk dan seperti
berhalusinasi. Sedikit sekali yang begitu sadar mampu mencari pertolongan
karena begitu lemasnya hingga tidak bisa menggerakkan tangan untuk sekedar
membuka pintu mobil. Jika si korban masih bisa diselamatkan, efek keracunan
karbon monoksida bisa merusak otak dan sistem saraf, mempengaruhi kelakuan dan
tingkat kepintaran, pertumbuhan lambat, sakit kepala, mual dan muntah. Tapi
kebanyakan korban yang terpapar karbon monoksida tidak bisa diselamatkan.
Gejala umum yang ditimbulkan jika keracunan karbon monoksida adalah sakit
kepala, pusing, lemas, mual, muntah, sakit pada dada dan merasa linglung. Jika
kadarnya sudah tinggi maka bisa menyebabkan kehilangan kesadaran dan kematian
yang cepat.
25. Mau naik mobil? O.K. boleh, buka semua kaca, lalu nyalakan
A.C. selama beberapa menit, baru kemudikan kendaraan tersebut dan tutup
kaca-kacanya kembali. Tidak heran, semakin banyak orang meninggal
karena kanker. Kita bertanya-tanya darimana saja penyebabnya tetapi di
sini ada sebuah contoh yang menjelaskan insiden yang dapat menyebabkan kanker. Ini karena:
Menurut sebuah penelitian, dashboard mobil, sofa, pengharum mobil menghasilkan
Benzene , racun penyebab kanker (karsinogen - luangkanlah waktu dan amatilah
bau plastik dashboard yang terkena panas). <3 Selain menyebabkan Kanker,
Benzene meracuni tulang2 anda, menyebabkan Anemia dan menurunkan
jumlah sel darah putih. Bila terhirup terus-menerus dalam jangka waktu yg lama
dapat menyebabkan Leukemia, menambah resiko penyebab kanker. Dapat juga
mengakibatkan keguguran. Tingkat Benzene di dalam ruangan yang bisa ditoleransi
adalah 50mg/kaki persegi. Sebuah mobil yang terparkir di dalam ruangan dengan
jendela tertutup akan mengandung 400-800 mg Benzene.. Jika parkir di luar
ruangan dibawah sinar matahari pada temperatur 15 derajat ke atas, tingkat
Benzene naik hingga 2000-4000 mg, 40 kali dari tingkat Benzene yang bisa
ditoleransi. Orang2 yang sewaktu masuk ke dalam mobil, tidak membuka jendela
sama sekali akan mau tak mau, menghirup banyak racun yang dengan sangat cepat
masuk kedalam tubuh anda. Benzene adalah racun yang mempengaruhi ginjal dan
hati... Buruknya, sangatlah sulit bagi tubuh untuk membasmi racun-racun tsb. Jd
anda sekalian, bukalah pintu dan jendela mobil sblm masuk, berilah waktu untuk
racun2 mematikan ini keluar - sebelum anda masuk dlm mobil..
26. Selain dapat memberikan efek yang kurang bagus buat tubuh,
juga sangat berpengaruh pada
proses pemanasan global yang setiap tahunnya semakin menghawatirkan.
Dimana salah satu penyebabnya adalah penggunaan freon pada AC yang dapat
merusak ozon.
27. AC, sebagai sebuah pendingin di dalam ruangan, ternyata masih
menyumbangkan CFC yang cukup besar bagi Bumi kita. Sejauh ini, informasi
yang kami dapatkan, belum ada satupun AC yang non-CFC. Jika kulkas
(refrigerator), mungkin sudah banyak tersedia di pasaran. So, ada sebuah
masalah kompleks di sini. Dan masalah ini bagai rantai yang tidak terputuskan.
Mengapa? Bayangkan saja, di saat suhu Bumi semakin meningkat setiap tahun
akibat global-warming dan kerusakan lapisan ozon oleh gas CFC, di sisi lain
penggunaan AC juga semakin meningkat setiap tahunnya. Dan seperti yang
diuraikan di atas, AC masih menghasilkan CFC. Yang tentunya semakin banyak
penggunaan AC, akan semakin memperparah
kerusakan lapisan ozon. Setelah
itu, di saat lapisan ozon semakin parah, suhu Bumi akan semakin panas lagi. Dan
penggunaan AC di kala itu, tentu lebih banyak lagi. CFC pun tambah banyak
(lagi). Sehingga efeknya akan domino, di mana Bumi akan benar-benar hancur jika
demikian.
1 komentar:
untungnya saya tinggal di pedesaan jadi ga pake ac hehehhe disini udaranya sangat sejuk..makasih juga infonya gan :)
Posting Komentar